Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan jika gelaran Pilgub DKI Jakarta memiliki dampak terhadap Pilgub Jawa Barat meski baru digelar 2018 mendatang. Pria yanng akrab disapa Emil ini menyebut jika panasnya suhu politik di DKI Jakarta berimbas ke Jabar.

“Pasti berdampak, karena Jawa Barat kan terasnya DKI. Jadi panasnya DKI berimbas panasnya Jawa Barat. Tapi saya mah santai saja,” ujar Emil kepada wartawan, Kamis (20/4).

Dalam pencalonannya menuju kursi Jabar 1, Emil pun mengaku dirinya belum menentukan sikap pasca hasil hitung cepat Pilgub DKI Jakarta yang memenangkan pasangan Anies-Sandi. Termasuk saat disinggung terkait kemungkinan dirinya akan diusung oleh partai pengusung saat Pilwalkot Kota Bandung 2013 lalu yakni Gerindra dan PKS.

Namun kata Emil, dirinya sudah menjalin komunikasi dengan para petinggi partai, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Semua sudah ketemu, enggak ada masalah. Gerindra sudah, PKS sudah. Enggak dipilih-pilih. Hanya ada yang nahan-nahan, belum memungkinkan ada yang sudah cinta duluan. Itulah politik hari ini,” jelasnya.

Emil mengungkapkan jika dirinya terus melakukan komunikasi dengan partai terkait pencalonannya sebagai bakal calon gubenur Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

“Saya kira Bandung dan Jabar masih panjang ya masih ada 15 bulan lagi. Politik seperti saya bilang tadi bukan matematika enggak bisa dihitung dari logikanya, terjadi di akhir-akhir saja. Selama ini sampai nanti saya ikhtiar berkomunikasi. Apakah mau diusung belum tentu juga jadi namanya juga usaha,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here