Bus Rusak Diperbaiki/NURYAMAN/PR MEKANIK Perusahaan Otobis Luragung Jaya memperbaiki kerusakan lampu sein depan. Perbaikan dilakukan setelah terkena operasi pemeriksaan kelaikan jalan di terminal tipe A Kertawangunan, Kabupaten Kuningan, Senin 1 Mei 2017.

Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan bersama Kepolisian Resor (Polres) Kuningan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kuningan menggelar inspeksi mendadak terhadap setiap bus angkutan umum di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kabupaten Kuningan, Senin, 1 Mei 2017. Dalam sidak, tim terpaksa membatalkan rencana perjalanan lima unit bus yang tidak layak jalan. Sidak ini dilakukan mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada masa libur panjang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut sempat terjadi di Ciloto, Cianjur, Minggu 30 April 2017. Selama sidak berlangsung, setiap bus trayek antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP), segera dihentikan dan diperiksa tim sidak. Tim dari Dinas Perhubungan mengecek kondisi teknis kendaraannya, kepolisian mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan termasuk surat izin mengemudi para sopir, sementara tim dari BNN bertindak melakukan tes urin para sopir.

Lima bus yang dinilai tak layak jalan dan dibatalkan rencana perjalannya itu semuanya bus angkutan umum trayek AKAP yang terdiri atas dua unit bus dari Perusahaan Otobis Luragung Jaya, satu unit bus PO Luragung Jaya Lestari, satu unit bus PO Putra Luragung, dan satu unit bus PO Bhineka.

Para penumpang lima bus ini, terpaksa diturunkan di terminal untuk beralih melanjutkan perjalanannya menggunakan bus lain. Sementara, kelima bus tidak diberi toleransi apa pun dan langsung diarahkan kembali ke garasi masing-masing.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan Deni Hamdani dan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan Purwadi, menyebutkan kelima bus itu dinyatakan tidak laik jalan dengan masalah ketidaklaikan jalan berbeda-beda. Di antaranya, ada yang bermasalah dalam surat-surat kendaraannya, perlengkapan standar fisik kendarannya tidak berfungsi, dan ada juga yang mengalami gangguan pada perangkat remnya. Selain itu, ada juga satu unit bus yang beroperasi berbekal surat-surat kendaraan unit bus PO yang lain.

Purwadi mengatakan melalui hasil tes urin yang dilakukan tim BNN, semua sopir yang terjaring sidak dinyatakan tidak terkontaminasi zat-zat narkoba. “Semua sopir bus yang kami periksa melalui tim BNN dalam kegiatan kami hari ini, hasil tes urinnya semua negatif,” kata Purwadi.

Kapolres Kuningan M Syahduddi menjelaskan, sidak seperti itu sudah disepakati Polres dan Dishub termasuk BNN sehingga akan dilakukan secara terus-menerus. Misalnya pada masa libur panjang akhir pekan serta pada masa arus mudik dan balik lebaran. Sehingga dapat menghindari terjadinya kecelakaan

“Kami lakukan ini bukan hanya karena kemarin ada kecelakaan maut bus di Ciloto, Cianjur. Kegiatan sidak hari ini sudah kami agendakan karena banyak warga Kuningan yang mudik libur panjang akhir pekan ini pada kembali ke perantauannya. Ini sudah kami agendakan,” kata Purwadi.

Deni Hamdani mengatakan, sidak kelaikan jalan bus-bus AKAP dan AKDP di Kuningan, sudah dilakukan dishub beberapa kali. Sidak dilakukan ke sejumlah garasi dan beberapa pangkalan armada bus. Tujuan utamanya, kata Deni, agar setiap bus dan sopir dalam kondisi layak jalan. Hal ini demi menjaga keamanan dan keselamatan para penumpang, pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Sumber: pikiran-Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here