Focus Group Discussion yang dipimpin AKBP Matrius, Kasubdit Binggakum Ditlantas Polda Jabar, membahas kronologi kecelakaan maut di Ciloto secara runut, di Pos Polisi 2 Cepu, Puncak, Senin (1/5/2017).

AKBP Matrius, Kasubdit Bingakkum Direktorat Lalulintas Polda Jawa Barat menyatakan korban meninggal akibat kecelakaan lalulintas di Ciloto, Cianjur, Minggu (30/4/2017) bertambah satu orang.

Korban meninggal yang belum terdata itu adalah penumpang angkot jurusan Cipanas- Puncak, yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Hingga hari ini, korban meninggal menjadi 12 orang,” ujar Matrius seusai memimpin focus group discussion bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Bina Marga, dan Kepolisian di Pos Polisi 2 Cepu, Puncak, Senin (1/5/2017).

Bukan hanya korban yang bertambah. Matrius mengatakan, jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan juga bertambah. Polisi baru bisa merunut kronologis tabrakan maut itu setelah melalui sejumlah penyelidikan terhadap saksi.

“Semuanya yang terlibat ada enam mobil dan enam sepeda motor. Ditambah busnya itu sendiri,” ujar Matrius.

Dia mengatakan, Polisi masih terus menelusuri perusahaan otobus (PO) pemilik bus tersebut. Diketahui PO yang mengeluarkan bus Kitrans itu adalah CV Zaky yang beralamat di Jakarta. “Ini masih kami kembangkan apakah kelalaian atau kesengajaan,” ujarnya. (ram)

Sumber: Tribun-Jabar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here