Jawa Barat punya tradisi bancakan. Orang-orang menikmati aneka lauk, nasi dan sambal dalam satu wadah.

Foto makan bersama di atas tanah tanpa alas yang dilakukan anggota Pramuka sempat menghebohkan. Hal ini mendapatkan banyak kritik dari berbagai pihak.

Makan bersama memang menjadi tradisi Indonesia di berbagai daerah yang perlu dilestarikan. Bancakan merupakan cara menikmati makanan bersama-sama dalam satu wadah. Acara ini sering dilakukan saat selamatan ataupun syukuran.

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa BaratFoto: Instagram Ceu Kokom

Dulu, bancakan sering dilakukan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat untuk memperingati hari ulang tahun atau kelahiran anak. Bancakan ini terdiri dari nasi, aneka lauk, lalapan dan sambal dalam jumlah besar.

Dalam tradisi ini, nasi beserta lauk dialasi dengan daun pisang. Selain nasi putih, banyak juga yang menggunakan nasi liwet dengan paduan ikan teri dan potongan petai yang beraroma sedap. Aneka lauk seperti ayam goreng, ikan asin, tahu, tempe, lalapan, urap serta sambal pedas.

Bancakan yang berisi lauk yang mengelilingi nasi ini disantap sekitar 6 hingga 10 orang. Proses memakannya dilakukan bersama dengan menggunakan tangan.

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa BaratFoto: Nathania Riris Michicco/detikcom

Budaya makan bersama ini mencerminkan semangat gotong royong serta kerukanan dalam hidup bermasyarakat. Setiap yang hadir dalam acara kelahiran ini, turut mendoakan anak yang baru lahir. Anak dibuatkan bancakan dengan harapan akan dilimpahi kebaikan, keberkahan serta bermanfaat bagi sesama.

Sumber : Detik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here