Airsoft gun/REUTERS

Untuk kali pertama, Kejuaraan Airsoft Gun digelar di tempat terbuka, khususnya di Jawa Barat. Ajang bergengsi bertajuk Bandung Airsoft Gun Competition (Bascom) itu memperebutkan Piala Ketua KONI Jawa Barat 2017, di Lapangan Atletik Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Sabtu-Minggu, 13-14 Mei.

Ketua panitia penyelenggara, Riahanil Mahmudi mengatakan, untuk menjaga keamanan selama penyelenggaraan berlangsung, akan dipasang jaring di lokasi kegiatan. Masyarakat bisa menyaksikan langsung kegiatan ini karena sifat dari kejuaraan ini terbuka untuk umum. Namun, saat ini panitia telah menutup pendaftaran karena jumlah animo peserta yang ingin ikut kejuaraan ini sudah melebihi target yang sudah ditetapkan.

“Saat ini, penggemar airsoft gun cukup banyak. Ada 46 tim yang mendaftar, dari target 30 tim. Ini menandakan kejuaraan ini cukup menarik minat banyak orang. Kalau ditotal jumlah atlet ada sekitar 330 orang,” ujar Riahanil, Kamis, 11 Mei 2017.

Ia menjelaskan, kegiatan yang menyediakan total hadiah Rp 25 juta itu, dibagi dalam tiga kategori, yakni 5 on 5 AEG, 5 on 5 spring, dan sniper alley. Perserta yang ambil bagian tidak hanya dari Jawa Barat, tetapi Papua, Balikpapan, Samarinda, Jateng, Jatim, DKI.

“Ajang ini menjadi saran berkumpul penggemar airsoft gun se-Indonesia dan juga untuk sosialisaso airsoft gun,” katanya.

Tempat Umum

Berdasarkan data dari panitia, nama tim yang akan tampil di antaranya SS1 Samarinda, Gold Water Jateng, Black Water Jawa Timur, BSA Bandung, COD Bandung, Semar Jakarta, TSC Tangerang. Bahkan, ada satu peserta pelajar SMAN 1 Margahayu Kabupaten Bandung.

Untuk menghibur masyarakat yang menyaksikan kejuaraan ini, panitia juga akan menghadirkan komunitas lempar pisau dan sepeda ontel. Oleh karena itu, masyarakat yang selama ini belum mengetahui kejuaraan airsoft gun, bisa datang langsung ke lokasi kegiatan.

“Selama ini setiap ada kejuaraan selalu berada di lingkungan terbatas seperti komplek militer. Sekarang di tempat umum, sehingga masyarakat bisa langsung melihat dan menjadi tahu kejuaraan airsoft gun itu seperti apa,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin mengapresiasi kejuaraan yang pertama ini. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari penggemar olah raga airsoft gun di Indonesia.

Menurut dia, olah raga ini cukup diminati banyak orang, tetapi kejuaraan masih langka. Oleh karena itu, digelar di tempat terbuka ini agar masyarakat bisa mengenal lebih dekat dengan olah raga airsoft gun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Pikiran-Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here