NAIK : Salah satu pedagang menjajakan bawang putih yang kini kondisi harganya terus merangkak naik.

SUKABUMI – Menjelang bulan puasa, harga bawang putih di sejumlah daerah mengalami kenaikan cukup signifikan termasuk di Kota Sukabumi.

Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Sukabumi saat ini, mengalami kenaikan hingga 100 persen.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Jalan Harun Kabir, Julfikar Rahmat mengatakan, tingginya harga bawang putih di pasar berdampask pada penjualan yang tak laku.

Akibatnya, para pedagang pun tak berani menyetok bawang putih terlalu banyak.

Dikatakannya, harga bawang putih terus berangsur naik, dari yang biasanya hanya Rp35 ribu per kilogram, kini mencapai Rp52 ribu per kilogramnya.

“Katanya sih gara-gara pasokan dari luar negerinya sekarang menjadi berkurang. Karena kan kalau bawang putih itu biasanya kita ekspor, akibatnya yah ke pedagang stoknya juga sedikit dan langka dipasaran,” terangnya.

Menurutnya, kenaikan harga bawang putih ini kenaikannya secara berangsur. Ia pun menduga jika harga bawang putih akan terus mengalami kenaikan harga hingga stok aman.

“Naiknya sdikit-sedikit, tapi yah kadang hari ini naik nanti dua hari naik lagi harganya. Sampai sekarang pun kita masih kekurangan stok dari distributor,” akunya.

 Sementara itu, sejumlah kebutuhan bahan pokok lainnya juga ikut berangsur naik. Seperti ayam dan telur. Harga ayam yang semula mencapai Rp 29 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 32 ribu perkilogram. Diduga kenaikan harga ini di akibatkan memasuki bulan puasa.
Sumber: PojokJabar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here