Pocong Ungu PSGC (kiri) berfoto bersama Penonton PSGC Ciamis

Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) mempunyai kelompok supporter yang cukup militan. Salah satunya, Balad Galuh.

Diantara banyak Balad Galuh di tribun, ada yang selalu menjadi perhatian pemain maupun penonton lainnya, yaitu Pocong Ungu PSGC.

Seorang supporter yang selalu berpakaian mirip hantu bungkus (pocong) dengan kain berwarna ungu itu bernama Herman Muslihudin (35). Dia berasal dari Dusun Sindangasih, RT01/09, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku.

Sehari-hari Herman bekerja sebagai pedagang Cilok, berkeliling di sekitar desanya. ” Saya adalah pedagang cilok, sudah 15 tahun,” katanya kepada FOKUSJabar.com, Jumat (19/5/2017).

Herman sudah berkeluarga dan mempunyai dua anak. Dia selalu memakai seragam Pocong Ungu saat menonton Laskar Galuh berlaga. Hal itu dilakukannya sejak empat tahun yang lalu.

Kata Herman, ide memakai pakaian mirip pocong itu tercetus saat menggelar rapat Balad Galuh Ciamis Utara (BGCU). Supaya penonton maupun pemain PSGC punya kenang-kenangan saat pulang ke rumah.

“Di rapat BGCU itu muncul lah ide pocong. Tapi dengan dibalut oleh kain yang berwarna ungu, sesuai dengan kebesaran warna Ciamis.” ucap Herman.

Meski Pocong Ungu PSGC sudah seperti ikon supporter PSGC Ciamis, ternyata aksi Herman memakai kostum mirip hantu bungkus itu selalu saja mendapat cibiran.

“Diperlukan mental yang kuat. Tetap saja ada cibiran-cibiran gak enak ke saya. Tujuan saya itu hanya ingin mengajak masyarakat Galuh untuk menonton PSGC secara langsung ke stadion,” katanya.

Herman berharap perjuangannya menonton tim Laskar Galuh itu tidak sia-sia. Dia ingin PSGC Ciamis juara Liga 2 Indonesia, sehingga mampu melenggang ke Liga 1 Indonesia.

 

Sumber: FokusJabar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here