Illustrasi
Polisi siap mengawal jalannya kegiatan kunjungan Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia ke Kota Bandung. Sebanyak 1.376 personel dikerahkan untuk mengamankan raja dan ratu Swedia tersebut sepanjang rangkaian kegiatan di Bandung.
“Kita mengerahkan 1.376 personel selama kegiatan Raja dan Ratu Swedia di Bandung. Personel dari Polrestabes Bandung, Polda Jabar, TNI, dan unsur masyarakat lain,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana via pesan singkat, Selasa (23/5/2017).
Tamu negara tersebut, kata Reni, akan mendapat pengawalan sejak kedatangan hingga kepulangan di Kota Bandung. “Saat menuju ke tempat-tempat yang sudah dijadwalkan, rombongan juga mendapat pengawalan,” katanya.
Dalam kunjungannya ini, sambung Reni, polisi mengantisipasi berbagai ancaman seperti macet, kejahatan konvensional, aksi unjuk rasa, hingga ancaman teror.
“Untuk ancaman-ancaman itu kita sudah menyiapkan cara bertindaknya,” kata Reni.
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Mariyono mengatakan pihak kepolisian bakal menutup jalur di Jalan Asia Afrika mulai dari perempatan Jalan Tamblong hingga Alun-alun Bandung.
“Seperti CFD (Car Free Day) saja penutupannya. Ditambah nanti di Jalan Braga Pendek juga ditutup,” kata Mariyono via pesan singkat.
Polisi bakal merekayasa arus lalu lintas. Nantinya, arus kendaraan dari arah Jalan Tamblong diarahkan masuk ke Jalan Dalem Kaum. Untuk mengatasi kemacetan, petugas ditempatkan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.
“Jalan tersebut sebagai pengganti Jalan Asia Afrika yang ditutup,” kata Mariyono.
Pada Rabu 24 Mei 2017, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia mengunjungi Kota Bandung. Keduanya dijadwalkan hadir ke sejumlah tempat di antaranya Museum Konferensi Asia Afrrika (KAA) dan kampus ITB.
Sumber: Detik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here