Ilustrasi Sahur on the road

Kepolisian Resor Bogor tidak menganjurkan warga melakukan sahur on the road atau melakukan sahur sambil beramal di jalanan. Kepala Polres Bogor Andi M Dicky Pastika mengaku akan memperketat izin pelaksanaan kegiatan itu untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menyusul teror bom yang terjadi kembali di Kampung Melayu Jakarta.

Dicky menjelaskan, aksi teror di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur itu terjadi pada momentum pawai obor menyambut Ramadan 2017. Berkaca dari kejadian itu, ia menilai teror yang sama tidak menutup kemungkinan terjadi pada kegiatan-kegiatan tradisi serupa.

“Lebih baik sahur bersama keluarga di rumah dari pada melakukan sahur on the road. Yang kumpul-kumpul di pinggir jalan sampai lewat tengah malam akan ditertibkan,” katanya di Lapangan Tegar Beriman Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis 25 Mei 2017. Dicky mengatakan, aksi teror yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab ingin melukai banyak orang sehingga dilakukan di tengah kerumunan orang.

Pengamanan di pusat keramaian

Secara rutin, jajaran kepolisian telah melakukan pengamanan di tempat-tempat strategis seperti terminal, stasiun dan pusat perbelanjaan modern. Menurut Dicky, pengamanan dan pemeriksaan di tempat-tempat tersebut kini ditingkatkan untuk mengantisipasi aksi teror. Pemeriksaan serupa juga akan dilakukan di perumahan dan kontrakan.

Menurut Dicky, fungsi pengawasan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya perlu ditingkatkan kembali. Ia meminta masyarakat waspada terhadap anggota kelompok teroris yang masuk ke lingkungan sekitar mereka. “Penyiapan aksi teror itu biasanya ditempat-tempat seperti itu, di rumahnya,” katanya menegaskan.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan sistem lapor 1×24 jam ke ketua RT/RW setempat, khususnya bagi pendatang atau tamu. Apabila tidak melapor, ia menyarankan masyarakat menanyakan langsung pada orang asing atau pendatang di wilayahnya. Menurut dia, pengamanan tersebut tidak hanya menjadi peran aparat penegak hukum tapi seluruh masyarakat.

 

Sumber: Pikiran-Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here