Pemerintahan Presiden Jokowi benar-benar serius membangun infrastruktur daerah terpencil dan pedesaan. Baru-baru ini, dua jembatan gantung di Kabupaten Temanggung telah tuntas dibangun pemerintah. Pembangunan ini diresmikan oleh Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada Sabtu (17/6).

Kedua jembatan tersebut telah menghubungkan desa-desa yang selama ini tak terkoneksi karena aliran sungai. Jembatan Gantung Galeh, misalnya, yang memiliki panjang 90 meter telah menghubungkan Desa Gandurejo dan Desa Kauman yang dipisahkan oleh Sungai Galeh. Sedangkan jembatan Gantung kedua yakni Soropadan yang memiliki panjang 90 meter, kini menghubungkan Desa Soropadan serta Desa Kalikuto yang dipisahkan oleh Sungai Elo.

“Jembatan kecil itu sangat penting karena menghubungkan dari desa ke desa dan antar kecamatan, jadi langsung dinikmati rakyat,” kata Presiden dalam acara peresmian tersebut.

Dengan jembatan seperti ini, lanjut Jokowi, mobilitas warga menjadi meningkat. Akses warga menuju sekolah, pasar, tempat kerja, dan ke kantor Kelurahan atau kecamatan guna mengurus administrasi kependudukan akan semakin mudah. Disamping itu,  silaturahmi antar warga di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang juga akan terjalin erat.

Akses logistik juga semakin lancar dengan adanya dua jembatan ini. Dan hal ini sangat penting dalam menggerakkan perekonomian setempat. Apalagi, Kabupaten Temanggung merupakan sentra penghasil tembakau, kopi, beras, dan bawang putih.

Selain dua buah jembatan gantung tersebut, pemerintah melalui Kementerian PUPR juga membangun dua jembatan di Kabupaten Magelang. Kedua jembatan itu adalah jembatan Gantung Mangunsuko sepanjang 120 meter yang menghubungkan Desa Mangunsuko dan Desa Grogol ke Desa Sumber dan Desa Tutup, serta jembatan Gantung Krinjing sepanjang 90 meter yang menghubungkan Desa Paten dan Desa Jombong ke Desa Krinjing di Kabupaten Magelang.

Keempat Jembatan gantung yang menggunakan rangka baja tersebut dibangun Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Tengah. Kontraktor yang menggarap proyek ini adalah PT Unggul Perdana Mulya. Sedangkan nilai kontrak proyek ini sebesar Rp 11 miliar yang bersumber dari dana APBN 2016 dan 2017.

Pemerintah Jokowi juga akan membangun 60 jembatan kecil yang menghubungkan antar desa di seluruh wilayah Indonesia seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, NT, NTB, dan Papua. Kemudahan akses dan infrastruktur layak bagi masyarakat memang merupakan dua hal yang menjadi perhatian pemerintahan Presiden Jokowi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here