Dari target 86.410, hingga saat ini sudah mencapai sekitar 51.490 anak di Kabupaten Pangandaran yang telah diberikan imunisasi Campak Rubella atau vaksin Measles Rubella (MR). Pemberian Campak rubella kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun masih terus dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan hingga September mendatang.

Seperti yang terlihat di beberapa sekolah baik tingkat Paud, Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama, secara bergilir dilakukan pemberian imunisasi MR oleh petugas kesehatan.

“Untuk sasaran pemberian imunisasi Campak rubella pada Agustus ini yaitu sebanyak 56.348 orang. Sisanya sebanyak 30.062 orang akan disambung pada bulan September besok,” ungkap Yadi Sukmayadi, Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu 20 Agustus 2017.

Keluhan dari pelaksanaan imunisasi MR hingga saat ini menurut Yadi, belum ada keluhan yang mengkhawatirkan. Meski ada pertanyaan-pertanyaan dari warga terkait vaksin MR. “Kan pihak Majelis Ulama indonesia (MUI,Red) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin MR dinyatakan halal,” ucapnya.

Yadi juga mengatakan paska diberikannya suntikan vaksin MR, tidak mendapatkan efek samping yang berarti, namun hanya akan mengalami efek samping ringan saja. “Paling setelah disuntik ada rasa pegel-pegel saja. Walaupun ada demam akan terjadi di hari ke lima dan ke enam. Tapi itu jarang terjadi,” ungkapnya.

Meski program imunisasi Campak Rubella ini merupakan program nasional, kata Yadi, bahwa di Pangandaran telah dibentuk pokja Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) di puskesmas-puskesmas dan kantor Dinas Kesehatan. “Kita sudah persiapkan sebaik mungkin untuk mengantisipasi terjadinya dampak efek samping dari paska pemberian imunisasi MR melalui posko KIPI,” pungkasnya.

Sementara salah satu guru TK Meraih Bintang Pangandaran Tia Rustyaningsih mengatakan, jumlah murid yang ikut dalam pemberian vaksin Campak Rubella sebanyak 150 anak. Atas inisiatif sendiri, pihak TK Meraih Bintang menyediakan dan memberikan hadiah berupa makanan roti dan minuman kepada murid nya yang ikut di imunisasi.

“Alhamdulillah dengan inisitif memberikan hadiah, murid kami semuanya mau di imunisasi,” ujar Tia.

 

Sumber : Pikiran Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here