Kang Hasan sedang memperagakan jurus Pencak Silat di Perguruan MS Jalan Enam Pengasinan, Depok

Pencak Silat merupakan bagian tak terpisahkan dari kebudayaan nusantara. Termasuk juga bagi kebudayaan Jawa Barat (Jabar).

Maka tak heran, sebagai putra Jabar, Mayjen (Purn) TNI TB Hasanuddin juga telah menggeluti Pencak Silat sejak kecil. Apalagi sang ayah adalah guru sekaligus pendiri padepokan silat di desa Talaga, Majalengka.

Tak heran pula, apabila ketika berkunjung ke Perguruan Pencak Silat MS (Misar Siban) Jalan Enam Pengasinan, Kota Depok pada Kamis (25/1) calon gubernur (cagub) Jabar yang diusung PDI Perjuangan ini tampak tak kesulitan memperagakan beberapa jurus Pencak Silat.

“Pencak Silat sudah mendarah daging dalam diri saya,” ujarnya dihadapan para sesepuh dan pendekar Peruguruan MS Jalan Enam.

Oleh sebab itu, pengembangan seni bela diri Pencak Silat tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kebijakannya apabila dirinya diberikan amanah oleh rakyat untuk menjadi pemimpin Jabar kelak.

“Pencak Silat yang merupakan seni bela diri asli bangsa kita begitu dikagumi di luar negeri. Alangkah bodohnya kita apabila tidak merawat warisan leluhur yang berharga ini,” ujar Kang Hasan.

Pernyataan Kang Hasan ini sejatinya mencerminkan kiprahnya selama ini dalam pengembangan seni bela diri Pencak Silat. Ya, putra Sunda kelahiran Majalengka itu tercatat sebagai Ketua Dewan Penasehat Persatuan Pencak Silat Gagak Lumayung.

Fakta ini membuktikan kecintaan Kang Hasan pada Pencak Silat, yang merupakan budaya asli nusantara. Kecintaan pada Pencak Silat ini juga menunjukkan betapa Kang Hasan telah secara nyata mengamalkan Trisakti ajaran Bung Karno yang mengamanatkan berkepribadian dalam budaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here