Seakan fitnah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetisi politik negeri ini. Lihat saja fitnah yang mulai menerpa Calon Gubernur Jawa Barat Tb Hasanuddin (Kang Hasan).

Baru-baru ini muncul artikel berjudul Menegaskan Kembali Perlawanan Untuk Gulingkan Jokowi di media sosial (medsos). Isi artikel ini penuh ujaran kebencian pada pemerintahan Presiden Jokowi. Dan dalam artikel ini dicantumkan nama Kang Hasan sebagai penulisnya.

Tentu tulisan ini hoax yang sangat vulgar. Kang Hasan adalah seorang tokoh PDI Perjuangan, partai yang menjadi penopang utama pemerintahan Presiden Jokowi. Sangat mustahil Kang Hasan menulis artikel yang sarat muatan kebencian, bahkan ajakan untuk menggulingkan Presiden Jokowi.

Dan hoax itu pun terbukti. Setelah dilacak lebih jauh, tulisan itu ternyata merupakan karya Yudi Syamhudi Suyuti, politisi muda Partai Gerindra. Maka kita pun bisa maklumi, apabila tulisan itu merupakan isi kepala dari seorang politisi Gerindra, yang merupakan partai oposisi.

Terpaan fitnah ini membuat tokoh ulama tergerak mendoakan Kang Hasan agar tegar menghadapi badai fitnah.

Pimpinan Pondok Pesantren Sukahideung KH. Wahab Muhsin memberi nasihat kepada Kang Hasan untuk kuat menghadapi berbagai fitnah. KH Wahab mengatakan fitnah itu merupakan ujian bagi seorang calon pemimpin.

“Banyaknya fitnah yang datang jadikan sebagai ujian, yang terpenting kita semua tau siapa Kang Hasan yang sebenarnya, orang baik yang punya niat baik untuk Jawa Barat” jelasnya.

Ya, fitnah ini sejatinya merupakan pertanda bahwa kehadiran Kang Hasan kian menggentarkan para lawan. Dan untuk menyembunyikan kegentaran itu, mereka pun menggunakan senjata yang sangat mudah sekaligus murahan, yakni fitnah.

1 KOMENTAR

  1. “Memang kekuatan mereka (musuh PDI Perjuangan ) dari fitnah, sehingga segala cara di halalkan, ambisi terhadap kekuasaan membutakan nilai luhur kebangsaan, sesungguhnya Meraka adalah orang orang yang sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here