Calon Gubernur Jawa Barat Tubagus Hasanuddin mendukung penuh kelestarian lingkungan hidup utamanya di sepanjang aliran sungai Citarum. Pria yang akrab disapa Kang Hasan ini juga menghimbau agar masyarakat yang hidup di daerah aliran sungai (DAS) Citarum untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya berkomitmen penuh menjaga kelestarian Citarum, karena air adalah indung, sumber kehidupan masyarakat yang patut dijaga,” kata Kang Hasan saat mengunjungi kawasan DAS Citarum di Kp Cijeruk RW07 dan RW8, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojong Soang, Kabupaten Bandung, Jumat(9/2).

Ia mengapresiasi pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi yang saat ini tengah melaksanakan program Citarum Harum. Ia menilai pemerintah harus menindak tegas siapapun yang mengotori ataupun mencemari sungai Citarum.

“Permasalahan utama penyebab terjadinya pencemaran sungai citarum adalah sikap masyarakat yang tidak peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup disekitarnya. Masyarakat juga tidak paham betapa pentingnya sungai yang airnya bersih dan melimpah bagi kehidupan jangka panjang dan perekonomian. Kesadaran masyarakat ini yang harus terus kita tumbuhkan, dan adanya ketegasan bagi pelanggar,” cetusnya.

Selama ini, kata dia, pemerintah tidak pernah memposisikan citarum sebagai sumber penunjang kehidupan dan perekonomian yang harus selalu dijaga dan dilestarikan. Maka ia menawarkan program-program pemulihan citarum sebagai urat nadi kehidupan Jawa Barat, yakni diantaranya melakukan pendidikan pelestarian lingkungan hidup khususnya sungai di lembaga pendidikan formal dan informal dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Selain itu, Kang Hasan juga akan mempromosikan dan menjadikan sungai sebagai pusat kegiatan ekonomi jangka panjang melalui pariwisata sungai dan sungai sebagai jalur transportasi. Masyarakat desa pun akan berperan sebagai komunitas pelindung dan pelestari sungai melalui program desa wisata sungai

Kang Hasan juga mengatakan program pengolahan limbah warga terpadu harus dibangun, melalui program energi terbarukan, bank sampah, usaha kompos, septik tank komunal, dan sebagainya.

“Membangun fasilitas pengolahan limbah di setiap sentra industri dan kawasan industri melalui kerjasama pemerintah-pelaku usaha, serta menjaga dan meningkatkan kelestarian kawasan serapan air di DAS melalui program reboisasi dan pendidikan peduli lingkungan hidup harus dilakukan,” tandasnya.

Sebelumnya Kang Hasan menyapa masyarakat yang sedang berbelanja di Pasar Kaget di kawasan tersebut. Usai kegiatan, Kang Hasan makan siang nasi liwet bareng masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here